Kali ini saya ingin
share mengenai salah satu anime dan komik favorit saya. Detektif Conan. Pasti
semua sudah cukup familer dengan si pintar berkacamata itu. Dengan
mengubek-ubek google, inilah yang dapat saya temukan.
Detektif Conan
ditulis oleh komikus asal Jepang, Aoyama Gosho. Komiknya sudah diterbitkan
sejak tahun 1994 di Shonen Sunday. Komik ini langsung booming di Jepang sebelum
akhirnya populer di Indonesia. Selain dalam bentuk komik, saat ini Detektif
Conan sudah diproduksi menjadi anime lengkap dengan movienya, dan juga live
action. Komiknya sendiri sampai sekarang sudah mencapai volume 76 di Jepang.
Kisahnya bermula dari seorang detektif SMU
ternama Shinichi Kudo. Suatu hari saat ia sedang berkencan bersama teman masa
kecilnya, Ran Mouri, ia mengungkap sebuah kasus pembunuhan di taman hiburan
itu. Melihat orang-orang berjubah hitam yang aneh, ia mengikutinya dan melihat
Gin dan Vodka sedang melakukan transaksi mencurigakan.
Naas, ketika sedang
asyik mengintai, salah satu dari mereka memukulnya dari belakang hingga pingsan
dan menjejalinya dengan APTX 4869. Keika ia membuka mata tubuhnya mengecil
seperti anak berusia 7 tahun.
Shinichi
menyembunyikan identitas sebenarnya dan mengaku bernama Conan Edogawa ketika
ditanya oleh Ran. Dengan bantuan Profesor Agasa, ia berusaha menyingkap misteri
Organisasi Hitam. Ia tinggal bersama Ran dan ayahnya yang detektif swasta,
Kogoro Mouri. Ia membantu Kogoro untuk memecahkan berbagai misteri.
Conan harus
bersekolah setara dengan kelas 1 SD. Di sekolahnya ia berteman dengan Genta,
Ayumi, dan Mitsuhiko serta siswa pindahan, Ai Haibara. Sebenarnya Haibara
merupakan anggota Organisasi Hitam, Sherry. Namun, melihat kakaknya yang
dibunuh ia memutuskan untuk bunuh diri menggunakan obat yang sama yaitu APTX
4869 dan mengubah identitasnya menjadi Ai Haibara.
Berbagai kasus datang
dalam upaya Conan mengungkap misteri Organisasi Hitam. Namun, dengan analisanya
yang cerdik, ia dapat mengatasinya.
Untuk anda pecinta
komik misteri, Detektif Conan saya anjurkan untuk dikoleksi.