Jumat, 19 April 2013

Is it Love?


Resensi Novel Dark Love

Judul : Dark Love
Pengarang : Ken Terate
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2012
Tebal buku : halaman
Rate : 9,5/10

             Usiaku 17 tahun, hampir 18. Kelas 12. Hampir lulus. Dan aku hamil...
      Kirana yang cerdas, cantik, dan ceria melihat semua impiannya luruh di depan mata. Hari-harinya mulai dipenuhi rahasia dan kecemasan. Ia nggak mungkin mampu melahirkan dan merawat bayi. Ia juga nggak mungkin mampu menghadapi celaan dari orang-orang di sekitarnya, teman-temannya, guru-gurunya, terutama kekecewaan orangtuanya. Saat ini Kirana berada di ambang jurang keputusasaan. Hidup seolah tidak menawarkan solusi apa pun padanya.
Bagaimana dengan cowok yang menghamilinya? Oh, cowok itu harus tetap sekolah. Dia nggak boleh terlibat. Dia cowok paling tampan dan paling cerdas di sekolah. Masa depannya begitu gilang gemilang. Kirana tidak ingin merusaknya. Siapakah dia? Kirana takkan pernah mau mengakuinya.
XXX
            Hidup Kirana, gadis cerdas dan cantik kebanggaan sekolah, hancur seketika saat ia mendapati dirinya hamil. Bayangkan saja, ia masih 17 tahun, dan tinggal beberapa bulan lagi menempuh Ujian Nasional. Di tengah kebingungannya, ia tetap tidak mau mangakui siapa laki-laki yang menghamilinya. Ia selalu menyebutnya My Prince.
            Ia berusaha menyembunyikan perihal kehamilannya dari siapapun, termasuk kelima sahabatnya : Maria, Alvin, Banyu, Andre, dan Chacha. Dan menurut keterangan Kirana, sosok My Prince ada di antara ketiga sahabat laki-lakinya : Alvin, Banyu, dan Andre. Tapi, mereka berdua bisa menyembunyikan hubungan di antara mereka, karena ada perjanjian bahwa di antara mereka berenam tidak boleh berpacaran dengan sesama anggota.
            Namun, perjanjian itu mulai ditentang oleh Maria yang mengaku naksir Andre. Bahkan dia getol menyomblangkan Kirana dengan Alvin serta Banyu dan Chacha.
            Berbagai cara berusaha dilakukan Kirana demi menyembunyikan kehamilannya. Mulai dari mengikuti saran My Prince untuk aborsi, tapi ia justru ketakutan dan merasa bersalah, hingga menyembunyikan perutnya yang mulai membesar. Tapi, seperti apapun menutupi bangkai, baunya akan tercium juga. Begitupun dengan masalah Kirana.
Ketika segalanya mulai terbongkar, ia tahu bahwa ia sangat mengecewakan orang tuanya. Tapi, bantuan justru didapatkan dari orang-orang yang tak pernah disangkanya, Kak Rani—kakaknya yang minggat—dan Bu Welas, guru olahraganya. Bersama dengan teman-temannya, Kirana mencoba memperjuangkan haknya untuk mengikuti UN.
Ketika saya membaca novel ini, rasanya tidak ingin berhenti. Sepanjang cerita, kita dibuat kebingungan tentang siapa My Prince sebenarnya. Terkadang kita dibuat untuk mempercayai bahwa pelakunya si A, kemudian berbalik ke si B, bahkan ikut mencurigai si C ketika penulis menceritakannya. Saya coba bertahan untuk tidak mengintip bagian endingnya, dan tadaaaa….dugaan saya benar, hohoho.
Untuk kekurangannya, sepertinya disebabkan karena halaman yang kurang tebal, haha. Karena sedang asyik-asyiknya membaca, kok sudah habis?
Di antara beberapa novel Ken Terate yang saya baca, teenlit ini yang menjadi favorit saya. Penulis mengangkat tema yang lumayan berat mengenai sex before married, tapi dapat mengemasnya menjadi bacaan yang cocok dibaca oleh remaja. Pelajaran yang dapat kita petik adalah jangan sekali-kali melakukan hubungan seks sebelum hubungan disahkan oleh agama dan Negara, karena dampaknya akan sangat besar bagi masa depan kita. Seperti kata Kirana, enaknya lima menit, dampaknya lima belas tahun.
“Cinta itu indah, jadi jangan dirusak dengan perbuatan-perbuatan kotor yang mengatasnamakan cinta. Jika pasangan meminta hal-hal yang terlarang, itu sudah cukup membuktikan bahwa ia tidak benar-benar cinta. Kalau ia benar-benar cinta, maka ia tidak akan mau merusak masa depan orang yang disayanginya.”

Jumat, 12 April 2013

My class

Ternyata, bersih-bersih bisa jadi asyikjuga....

fotografer : Alien

Kamis, 11 April 2013

Kisah Tinkerbell yang Mencintai Peterpan


Resensi Novel Goodbye Happiness

Judul : Goodbye Happiness
Pengarang : Arini Putri
Penerbit : Gagas Media
Tahun terbit : 2012
Tebal buku : viii+312 halaman
Rate : 8/10
Kau dan aku tidak ditakdirkan untuk berada dalam satu kisah yang indah. Percaya atau tidak, begitulah kenyataannya. Jangan menyangkalnya, karena akan sia-sia. Sama seperti berjalan di atas pecahan kaca, setiap langkah kita sesungguhnya hanya akan menuai luka.
Kau dan aku seperti tengan mencoba untuk membirukan senja yang selalu merah. Kita sama-sama berusaha, tetapi tidak bisa mengubah apa-apa. Senja tetap berwarna merah dan hatiku masih saja berkata tidak. Maka, berhenti dan renungkanlah ini semua sejenak. Tidak ada gunanya memaksa. Ini hanya akan membuatmu tersiksa dan aku menderita.
Lantas, kenapa kita tidak menyerah saja? Bukankah sejak awal semuanya sudah jelas? Akhir bahagia itu bukan milik kita.
XXX
            Jujur saja, yang membuat saya memutuskan untuk membeli novel ini awalnya adalah review singkat di covernya. Selain itu judulnya yang saya duga akan membuat saya menangis darah, karena saya adalah penikmat tragedi jadi langsung saya ambil tanpa mempertimbangkan yang lain. Dan ceritanya menarik.
Dibuka dari bab pertama, bercerita mengenai berita pembatalan rencana pernikahan Kristal Key dengan idol Park Seung-Ho. Setelah sekian lama bersembunyi dari antifans dan media massa, Krystal akhirnya melakukan konferensi pers mengenai alasannya membatalkan rencana pernikahan. Kisah bermula beberapa tahun yang lalu…
Bercerita dengan pertemuan pertama Krystal dengan Skandar di aula saat audisi ekskul teater. Ia baru menyadari bahwa Skandar memiliki senyum penghipnotis, dan rasa sayangpun mulai timbul dalam hatinya. Secara perlahan, ia membiarkan Skandar masuk semakin jauh dalam hidupnya.
Skandar bercerita kepada Krystal bahwa Peter Pan itu jahat karena mengikat Tinkerbell yang menyukainya, sementara ia bisa dengan bebas memilih Wendy. Sejak saat itulah, Krystal menganggap mereka berdua adalah Peter Pan dan Tinkerbell. Pertemanan mereka berjalan mulus, hingga suatu saat rumah Skandar kebakaran dan atas permintaan Krystal, iapun tinggal di rumah gadis itu.
Saat kelulusan, ternyata Krystal mendapat kesempatan memperdalam ilmunya mengenai dunia perfilman di negeri Ginseng, Korea Selatan. Malang bagi Skandar yang harus mengubur mimpinya menjadi fotografer demi masuk ke universitas yang sama dengan Krystal.
Akhirnya, kisah berlanjut di Korea. Kini mereka sudah menapaki hidupnya masing-masing. Krystal dengan karirnya sebagai aktris dan Skandar dengan fotografer majalah. Pertemuan Krystal dengan seniornya di NK Entertainment, Park Seung-Ho, ternyata semakin membuat hubungannya dengan Skandar merenggang.
Namun, Krystal tak hentinya berharap jika ia dan Skandar akan bersama lebih dari sekedar sahabat.
Kisah Peter Pan dan Tinkerbell dituturkan secara apik oleh Arini Putri. Kita bisa mengetahui sisi gelap dari tokoh kartun anak sepanjang masa itu. Endingnya juga tidak mudah ditebak, apalagi mengenai Krystal dan Skandar.
Namun, alurnya yang terkesan terlalu cepat membuat pembaca kurang bisa menikmati setiap peristiwa. Ada beberapa peristiwa yang sepertinya belum tuntas, tapi sudah disambung dengan kisah yang lain. Selain itu, terkadang ada hal-hal yang kurang perlu dijelaskan secara gamblang, tetapi malah dituturkan dengan sangat detil, sementara yang perlu diperjelas, hanya dikisahkan secara singkat.
Ini adalah buku kedua dari Arini Putri setelah Rain Over Me yang saya baca. Dan saya lebih menikmati novel yang ini, mungkin karena ada dongeng yang disisipkan yang membuat novel ini jadi lebih menarik. But, overall, novel ini cocok dihadiahkan bagi pecinta tragedi ataupun drama.
“Cinta tidak selalu menyenangkan, tidak selalu berakhir bahagia, tapi cinta itu sendiri indah”