Akhir-akhir ini saya tergila-gila dengan benda bernama kartu pos. Awalnya, saya iseng minta kartu pos dari NHK World dan ternyata dikasih. Sejak saat itu saya mengikuti Postcrossing bersama dengan teman saya yang juga pecinta kartu pos. Tapi karena malas menunggu lama dan biaya untuk beli perangko lumayan mahal bagi kantong pelajar seperti saya, saya hanya mengirimnya kadang-kadang.
Beberapa hari yang lalu, teman saya yang mengenalkan saya pada Postcrossing menginformasikan bahwa ada Postcrossing ala Indonesia yaitu Card to Post. Menurut saya ini lebih asyik karena kita bisa bebas menentukan siap yang akan kita kirimi kartu pos.Selain itu kita juga membuat kartu pos sendiri yang pastinya akan lebih berkesan. Bikinnya nggak susah kok. Kita bisa memanfaatkan printer di rumah ataupun membuat dengan manual. medianya juga bebas, bisa dengan cat air, kolase, dan sebagainya.
So, jiwa iseng saya akhirnya menuntun saya untuk membuat beberapa meski belum dikirim karena kantor pos masih tutup. Ini dia...
Yang ini BBf, saya liat gambarnya di sampul buku saya.
Ini bukan kartu pos sih. Ini kartu ucapan ulang tahun untuk teman saya.
Kartu pos ini bercerita tentang tempat wisata di Kebumen, kota tinggal saya.
Tadaaa!!!




Widiw....
BalasHapus